Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Halmahera Utara, menjadi sasaran aksi pembobolan maling, uang Rp103,05 juta didalam brangkas berhasil dicuri.
Peristiwa tersebut terungkap pada Sabtu, 5 September 2026, sekitar pukul 11.30 WIT, di Kantor Bappeda Halut, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo.
Aksi tersebut pertama kali diketahui staf Bappeda atas nama Hjon, yang datang ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan. Kedatangan Hjon bersama istri dan anaknya setelah meminjam kunci kantor dari salah seorang rekannya.
Saat ini kasus tersebut telah ditangani Satreskrim Polres Halmahera Utara dan telah dilakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, Iptu Sodomo Latani mengatakan hasil olah TKP dan keterangan awal sejumlah saksi mengarah pada dugaan bahwa pelaku masuk dengan cara membobol pintu belakang kantor.
“Kami menduga pelaku masuk dengan cara membobol pintu belakang kantor,” jelas Sodomo. Rabu 9 September 2026.
Sudomo menambahkan, Smsetelah berhasil masuk pelaku diduga bergerak menuju sejumlah ruangan termasuk ruangan sekretariat, Kasubag Keuangan dan Bendahara. Pelaku kemudian diduga membobol brankas dan menggasak seluruh uang yang tersimpan di dalamnya.
“Dari dalam brankas tersebut, uang tunai sekitar Rp103.050.000 dilaporkan hilang dan tidak tersisa,” ungkapnya.
Sudomo bilang, saat ini pihaknya sedang memburu pelaku, penyidik juga masih mendalami bagaimana pelaku bisa masuk ke dalam kantor, mengakses sejumlah ruangan, hingga berhasil membobol brankas.
Polres Halut telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan sidik jari, meminta keterangan para saksi, mendokumentasikan kondisi lokasi, hingga menyisir area sekitar kantor.













