‎Tawaran Ritual Gandakan Uang Pakai Minyak Arab, Warga Tidore Rugi Rp60 Juta

Ilustrasi ritual dukun gandakan uang pakai minyak Arab makan korban di Tidore, Foto : Ilustrasi.

TIDORE, – Janji manis melipatgandakan uang melalui ritual menggunakan minyak Arab berujung kerugian besar bagi seorang warga Kelurahan Doyado, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan. Safar Kama (46) melaporkan dirinya tertipu hingga merugi Rp60 juta.
‎
‎Kasus bermula pada 1 Januari 2026, ketika seorang pria bernama Arifin, warga Bastiong, Kota Ternate, datang ke Tidore konon mencari pengobatan tradisional untuk istrinya. Di sana ia berkenalan dengan Ardiansyah Togubu, yang kemudian bersama rekannya Zainal mengantar Arifin ke rumah Safar.
‎
‎Awalnya urusan pengobatan, namun Arifin lantas menawarkan minyak Arab yang diklaim berkhasiat untuk ritual penggandaan uang. Harga minyak itu ditawarkan Rp85 juta. Terpikat, Safar menyetujui dan menyerahkan uang pertama sebesar Rp45 juta.
‎
‎Dua kali ritual pun dilakukan: pertama di rumah korban di Doyado, kedua di kediaman Arifin di Bastiong, Ternate. Safar sempat diperlihatkan tumpukan uang yang diklaim hasil penggandaan dari modal Rp45 juta disebut sudah tumbuh menjadi Rp3 miliar hingga Rp5 miliar. Namun, ia hanya boleh melihat dari jarak sekitar dua meter.
‎
‎Karena semakin percaya, pada 16 Januari 2026 korban kembali menyerahkan Rp15 juta lagi. Total Rp60 juta telah berpindah tangan.
‎
‎Kecurigaan muncul belakangan, saat Safar menerima video yang dikirim Arifin memperlihatkan tumpukan uang tersebut. Di layar, tumpukan yang tampak menggiurkan itu justru diduga bukan uang sungguhan, melainkan kardus yang disusun menyerupai tumpukan uang.
‎
‎Menyadari dirinya tertipu dan uang tak kunjung dikembalikan, Safar melapor ke kepolisian. Laporan tercatat dengan nomor LP/B/74 tanggal 17 September 2026 terkait dugaan tindak pidana penipuan.
‎
‎”Kerugian korban sekitar Rp60 juta,” ungkap Yuditia Rizky dari Unit III Satreskrim Polresta Tidore Kepulauan belum lama ini.
‎
‎Saat ini perkara masih dalam proses penanganan. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kejadian secara utuh. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran melipatgandakan uang dengan cara instan atau ritual, karena hal tersebut kerap menjadi jebakan penipuan.
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *