Kepala Cabang PT Jamkrindo Ternate Ditemukan Meninggal, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan

Rumah dinas kontrakan PT Jamkrindo Cabang Ternate di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Selatan, tempat Kepala Cabang PT Jamkrindo Ternate Doni Nugroho ditemukan meninggal dunia. Foto : Istimewa.

TERNATE, – Kepala Cabang PT Jamkrindo Cabang Ternate, Doni Nugroho, ditemukan meninggal dunia di rumah dinas kontrakan perusahaan di RT 005/RW 001, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Selasa (8/9/2026) pagi.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur. Polisi menyebut dari pemeriksaan awal dokter Biddokes Polda Maluku Utara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolsek Ternate Selatan, Iptu Irwan Ahdi, mengatakan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 09.00 WIT. “Pada hari Selasa tanggal 8 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIT, bertempat di rumah dinas kontrakan PT Jamkrindo Cabang Ternate, ditemukan seorang laki-laki telah meninggal dunia di atas tempat tidur dengan posisi terlentang,” kata Irwan.

Menurutnya, Doni Nugroho diketahui lahir di Mojokerto pada 24 November 1970. Ia menjabat sebagai Kepala Cabang PT Jamkrindo Cabang Ternate. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Lukman Alkatiri, 36 tahun, yang merupakan pengemudi pimpinan cabang PT Jamkrindo Ternate.

Lebih lanjut, kata Kapolsek sekitar pukul 07.35 WIT, Lukman datang ke rumah dinas untuk menjemput korban agar berangkat ke kantor. Namun, setelah menunggu sekitar satu jam, korban tidak kunjung keluar dari rumah.

Lukman kemudian memanggil dan mengetuk pintu rumah serta berupaya menghubungi korban melalui telepon. Namun, tidak mendapat respons. Karena curiga, Lukman kemudian menghubungi Manager Bisnis PT Jamkrindo Cabang Ternate, Arbyan Pradana Putra, 34 tahun, beserta rekan kerja lainnya untuk datang ke rumah dinas korban.

Dikatakan, setibanya di lokasi, Arbyan bersama Lukman mendapati pintu depan rumah dalam keadaan terkunci. Lukman kemudian masuk melalui ventilasi untuk membuka pintu dari dalam.

Setelah pintu terbuka, keduanya menemukan Doni sudah dalam kondisi meninggal dunia di atas tempat tidur di kamar korban.

Personel Sat Samapta Polres Ternate dan Pamapta Polres Ternate kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIT. Selanjutnya, Kapolsek Ternate Selatan bersama piket SPKT tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 09.45 WIT.

Tim Biddokes Polda Maluku Utara tiba sekitar pukul 09.58 WIT dan melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Sementara Unit Identifikasi Satreskrim Polres Ternate tiba sekitar pukul 10.10 WIT untuk melakukan olah TKP.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Biddokes Polda Maluku Utara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Irwan.

Setelah proses pemeriksaan dan olah TKP, jenazah Doni Nugroho dievakuasi menggunakan ambulans Biddokes Polda Maluku Utara menuju RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Jenazah tiba di kamar jenazah rumah sakit sekitar pukul 10.30 WIT.Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan TKP, melakukan olah TKP, dan membuat laporan.

Pihak keluarga korban juga disebut menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Sementara itu, pihak PT Jamkrindo masih berkoordinasi dengan Bandara Sultan Babullah Ternate terkait proses pemulangan jenazah.

Jenazah Doni Nugroho direncanakan dipulangkan ke kampung halamannya di Surabaya untuk disemayamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *