TERNATE – Komandan Korem (Danrem) 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada prajurit yang terlibat dalam praktik sabung ayam maupun menjadi pelindung aktivitas perjudian tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Enoh saat memberikan keterangan kepada wartawan di Ternate, Selasa (14/7/2026). Ia mengingatkan seluruh personel TNI di wilayah Korem 152/Baabullah agar menjauhi segala bentuk aktivitas yang melanggar hukum.
“Saya mengingatkan kepada para anggota atau prajurit, tidak ada yang bermain-main. Kalau kedapatan, bersama Denpom akan kita tindak,” kata Enoh.
Ia menegaskan, tindakan tidak hanya ditujukan kepada prajurit yang terlibat langsung dalam praktik sabung ayam, tetapi juga terhadap anggota yang terbukti menjadi pelindung atau membekingi aktivitas tersebut.
”Kalau memang di belakangnya terbukti ada anggota TNI yang ikut sebagai backing sabung ayam, akan kita proses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Saat ditanya wartawan mengenai kemungkinan pemberian sanksi pemecatan terhadap anggota yang terlibat, Enoh menegaskan proses hukum dan disiplin akan dilakukan terlebih dahulu sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI.
“Enggak. Akan kita proses sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Enoh berharap seluruh prajurit menjaga integritas dan disiplin sebagai aparat negara. Menurut dia, keterlibatan anggota TNI dalam aktivitas ilegal dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
”Yang jelas bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) akan terus melakukan pengawasan terhadap setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan prajurit, termasuk praktik perjudian sabung ayam,” pungkasnya.













