News  

Ini Pesan Tegas Wakapolda Malut Saat Launching Proyek Jalan dan RTLH


SOFIFI – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Stephen M. Napiun, menghadiri launching kontrak payung pekerjaan konstruksi jalan lapen serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2026.

‎Kegiatan tersebut digelar di Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Rabu (6/5/2026), sebagai langkah strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

‎Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan komitmen Polri untuk mendukung keberhasilan program tersebut, baik dari sisi pengamanan maupun pengawasan hukum.

‎“Polri sebagai bagian dari unsur pemerintahan memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengawal keberhasilan pembangunan nasional di daerah,” ujarnya.

‎Ia menilai peluncuran kontrak payung untuk pekerjaan jalan lapen dan program RTLH merupakan langkah progresif pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta kualitas hidup masyarakat.

‎Menurutnya, Polda Maluku Utara telah menyiagakan tim pendampingan hukum guna memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai koridor hukum.

‎“Kami telah menyiapkan tim pendampingan hukum untuk bersinergi mengawal pelaksanaan proyek ini, guna mencegah penyimpangan serta menjamin transparansi dan akuntabilitas,” tegasnya.

‎Selain itu, pihaknya juga menjamin keamanan selama proses pelaksanaan proyek di lapangan agar pembangunan dapat berjalan lancar.

‎“Infrastruktur jalan yang baik akan meningkatkan mobilitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung stabilitas keamanan,” lanjutnya.

‎Wakapolda juga mengajak seluruh pihak, termasuk penyedia jasa konstruksi dan pemangku kepentingan, untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas.

‎“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi semua pihak. Jangan ragu berkoordinasi apabila menemui kendala di lapangan,” katanya.

‎Di sisi lain, ia menekankan pentingnya program RTLH dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎“Hunian yang layak menjadi fondasi terciptanya lingkungan yang sehat dan kondusif, serta dapat menekan potensi kerawanan sosial,” ujarnya.

‎Ia berharap pembangunan jalan lapen dan perbaikan rumah warga dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Utara.

‎“Kami berharap pembangunan ini berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Penulis: TimEditor: Redaksi MarahaiNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *