Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari melakukan kunjungan kerja di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur. Selasa 12 Mei 2026.
Kedatangan Kajati Sufari bersama seluruh Asisten itu disambut langsung Bupati Halmahera Timur, Drs. H. Ubaid Yakub dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Ubaid dalam sambutanya mengungkapkan terima kasih telah mengunjungi Kabupaten Halmahera Timur.
“Ini sebuah kehormatan dari pejabat-pejabat yang berkunjung ke Halmahera Timur, kami memaknai kujungan ini semoga memberikan kami semangat, memberikan kami energi untuk kami dapat berkiprah untuk kemasalahatan masyarakat di Halmahera Timur,” ucapnya.
Drs. Ubaid berharap semoga ini bukan Kunker yang terakhir Kajati Sufari, tetapi masih ada Kunker berikutnya yang tentunya pihaknya menanti untuk disambut kembali.
“Tetapi ini kunjungan yang pertama dan insya allah di waktu mendatang kami senang tiasa mengundang bapak, untuk kami diberikan wajengan, dan pandangan bagaimana untuk memberikan akleriasi pembangunan di Halmahera Timur,” pungkasnya.
Sementara itu Kajati Sufari dalam sambutanya mengungkapkan tidak bisa terlalu banyak bicara karena kinerja Pemda Halmahera Timur sudah luar biasa.
“Terutama kinerja DPMD, di Aplikasi Jaga Desa, di Maluku Utara itu sekitar sebulan lalu 0 persen, sekarang itu rengking 2 di seluruh Indonesia,” ucapnya.
Sufari menambahkan, untuk apa dirinya banyak berbicara tetapi kinerja Pemerintah luar biasa. Selain itu Halmahera Timur juga mendapatkan jura dala program Jaga Garda Desa.
Kabupaten Halmahera Timur turut masuk dalam nominasi, karya film pendek berjudul ‘Sebelum Tanda Tangan’ yang berasal dari Desa Tewil. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa bersama Kejaksaan dalam mendorong tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
“Padahal videonya tidak sampai 1 menit, tapi maknanya luar biasa. Kades menggunakan ADD dan DD sesuai prosedur. Itu menunjukan bahwa Halmahera Timur ketika menggunakan uang negara luar biasa, cukup hati-hati,” ucapnya.
Sufari bilang di tingkat Pemerintah Desa (Pemdes) saja sudah sangat berhati-hati apalagi Pemerintah Daerah (Pemda).
“Kepala desa saja begitu, apalagi Bupatinya, pasti 10 kali lebih hati-hati. Untuk itu untuk apa saya banyak menyampaikan disini, karena dua hal itu saja sudah luar biasa. Pak Presiden saja mengucapkan terima kasih, karena betul-betul menjalankan asta cita Presiden,” pungkasnya.













