HALTIM– PT FHT menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kawasan industri di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.
Perusahaan yang saat ini tengah mengembangkan kawasan industri dan fasilitas penunjang di wilayah tersebut menyebut pembangunan proyek masih berada pada tahap pengembangan infrastruktur.
Namun, PT FHT menegaskan bahwa investasi yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dalam keterangan resminya, PT FHT menyampaikan apresiasi atas perhatian berbagai pihak terhadap perkembangan investasi yang sedang berlangsung. Perusahaan memahami tingginya harapan masyarakat agar kehadiran kawasan industri dapat memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi daerah.
Menurut manajemen PT FHT, sejak tahap konstruksi dimulai perusahaan telah melibatkan tenaga kerja lokal, pelaku usaha daerah, penyedia jasa, dan berbagai mitra lokal sesuai kebutuhan proyek serta prinsip tata kelola yang berlaku.
Perusahaan juga mengaku terus melakukan evaluasi terhadap skema kemitraan guna memperluas peluang keterlibatan pelaku usaha lokal secara bertahap.
“Komitmen perusahaan tidak hanya berfokus pada pembangunan kawasan industri, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah bagi masyarakat dan dunia usaha lokal melalui program kemitraan, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas tenaga kerja dan pelaku usaha daerah,” demikian keterangan PT FHT.
PT FHT menilai proyek berskala besar memerlukan proses pembangunan yang bertahap sebelum manfaat ekonomi dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, perusahaan berupaya memastikan setiap tahapan pembangunan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kesempatan kerja, dan pengembangan usaha masyarakat sekitar.
Selain menjalankan aktivitas pembangunan, perusahaan juga mengklaim telah melaksanakan sejumlah program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, lingkungan hidup, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Kawasan Industri Buli.
PT FHT menyatakan terbuka terhadap berbagai masukan, kritik, maupun aspirasi yang disampaikan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan media. Perusahaan memandang hal tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Ke depan, perusahaan berencana meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan pembangunan kawasan industri berjalan secara inklusif dan berkelanjutan.
“Kami memahami tingginya harapan masyarakat terhadap investasi yang sedang dibangun. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi perusahaan melalui penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan pelaku usaha lokal, pembangunan sosial, serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab,” ujar perwakilan manajemen PT FHT.
PT FHT merupakan perusahaan yang tengah mengembangkan kawasan industri dan fasilitas penunjang di Kabupaten Halmahera Timur sebagai bagian dari pengembangan industri hilirisasi nasional dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan kepentingan masyarakat sekitar.














