TERNATE – Nama Erlangga Dwi Putra kembali mencuri perhatian di panggung sepak bola usia muda. Kiper asal Kota Ternate, Maluku Utara, itu mendapat kesempatan memperkuat Persija Jakarta U-20 dalam ajang K-League Youth Championship 2026 di Jeju, Korea Selatan.
Menariknya, Persija bukan lawan yang asing bagi Erlangga. Beberapa bulan sebelumnya, kiper berusia 18 tahun itu justru tampil sebagai mimpi buruk bagi Persija Jakarta U-18 pada partai final U-18 Elite Pro Academy (EPA) Super League.
Bermain untuk Malut United U-18, Erlangga tampil gemilang dan menjadi salah satu aktor penting di balik kemenangan dramatis timnya atas Persija.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Jawa Barat, 17 Mei 2026, Erlangga berhasil menggagalkan tiga eksekusi penalti lawan.
Malut United U-18 akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 dalam drama adu penalti.
Penampilan tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan karier Erlangga. Kini, ia mendapat tantangan baru dengan mengenakan seragam Persija Jakarta U-20.
Erlangga terpilih setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat. Ia menjadi salah satu talenta asal Ternate yang mendapat kepercayaan untuk memperkuat Persija U-20 pada turnamen internasional usia muda di Korea Selatan.
Persija U-20 dijadwalkan ambil bagian dalam K-League Youth Championship 2026 yang berlangsung di Jeju pada 1-8 September 2026.
Dari SSB Ternate hingga Persija
Perjalanan Erlangga menuju level tersebut tidak dibangun dalam semalam.
Ia mengawali karier sepak bolanya melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) Indonesia Muda Ternate. Dari akademi tersebut, bakatnya sebagai penjaga gawang terus berkembang hingga kemudian mendapat kesempatan memperkuat Malut United U-18.
Di bawah arahan pelatih T.A. Musafri dan Ikram Selang, Erlangga menjadi bagian dari skuad muda Laskar Kie Raha yang menunjukkan mental kompetitif di EPA Super League.
Performa apiknya bersama Malut United kemudian membuka jalan menuju tantangan berikutnya.
Kali ini, Erlangga tidak hanya membawa nama Ternate dan Maluku Utara, tetapi juga mendapat kesempatan merasakan atmosfer kompetisi sepak bola usia muda di Korea Selatan.
Head Coach SSB Indonesia Muda Ternate, Achmad Lodja Idrus, menyambut positif pencapaian anak didiknya tersebut.
Menurut Lodja, kesempatan Erlangga bergabung dengan Persija U-20 merupakan kebanggaan bagi keluarga besar SSB Indonesia Muda Ternate.
“Setelah seleksi terakhir, dia terpilih sebagai salah satu pemain dari Ternate jebolan SSB Indonesia Muda untuk bermain pada K-League Youth Championship 2026 di Jeju, Korea,” kata Lodja saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).
Ia mengatakan proses seleksi yang dijalani Erlangga tidak mudah. Persaingan berlangsung ketat karena pemain yang mengikuti seleksi berasal dari kelompok usia U-18.Namun, Erlangga mampu menunjukkan kualitasnya hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan tersebut.
Bukan Sekadar Soal Penampilan
Bagi Lodja, keberhasilan Erlangga menembus Persija U-20 merupakan salah satu capaian penting dalam proses pembinaan pemain muda di Ternate.
Ia berharap perjalanan Erlangga tidak berhenti di turnamen tersebut. Kesempatan tampil di Korea diharapkan menjadi pengalaman berharga sebelum sang pemain melangkah ke level yang lebih tinggi.
“Kami dari keluarga besar SSB Indonesia Muda Ternate tentu bangga. Ini merupakan capaian awal Erlangga menuju pemain profesional,” ujar Lodja.
Ia juga berharap pencapaian tersebut menjadi pemantik semangat bagi pemain-pemain muda lainnya di Ternate.
“Harapannya dengan capaian ini dia bisa menjadi pemain profesional dan juga menjadi motivasi bagi adik-adiknya di SSB untuk terus berkarya lebih baik ke depan,” katanya.
Sinyal Positif Sepak Bola Maluku Utara
Perjalanan Erlangga juga menjadi sinyal positif bagi pembinaan sepak bola usia muda di Maluku Utara.
Dari lapangan-lapangan sepak bola di Ternate, talenta muda kini mulai memiliki jalur menuju klub-klub besar nasional. Erlangga menjadi salah satu contoh bahwa pemain dari daerah mampu bersaing ketika mendapatkan ruang untuk berkembang.
Setelah menjadi penentu kemenangan Malut United U-18 atas Persija melalui penyelamatan tiga penalti, Erlangga kini justru menjadi bagian dari skuad Persija U-20.
Ironi yang menarik dalam perjalanan seorang penjaga gawang muda: pernah menggagalkan Persija, kini justru mendapat kesempatan menjaga gawang Macan Kemayoran.
Kini, tantangan Erlangga berikutnya ada di Jeju.
Bersama Persija Jakarta U-20, ia akan membawa pengalaman dari Ternate dan Maluku Utara untuk bersaing di panggung sepak bola usia muda Korea Selatan.
Perjalanan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi Erlangga untuk terus membuktikan bahwa talenta dari Ternate mampu berbicara di level yang lebih tinggi.













