MarahaiNews,id– Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menuntaskan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I bagi calon Bintara Polri Tahun Anggaran 2026.
Dari total 1.740 peserta, sebanyak 1.457 orang atau 84 persen dinyatakan memenuhi syarat (MS) untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Ali Wardana, mengatakan pemeriksaan berlangsung selama 12 hari, mulai 12 hingga 23 April 2026.
“Pelaksanaan rikkes dilakukan di dua lokasi, yakni Aula Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara dan Aula KPU Provinsi Maluku Utara,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tahap pertama meliputi berbagai aspek, mulai dari kondisi fisik umum hingga deteksi dini potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi kinerja calon anggota Polri ke depan.
Adapun rincian peserta yang mengikuti Rikkes Tahap I terdiri dari: Bintara SPKT sebanyak 1.621 orang (1.380 pria, 241 wanita) Bintara Intelijen 72 orang (62 pria, 10 wanita) Bintara Rekpro 5 orang (5 pria) Bintara Bakomsus 12 orang (6 pria, 6 wanita) Bintara Polair 30 orang (30 pria)
Dari total tersebut, sebanyak 1.457 peserta dinyatakan memenuhi syarat, terdiri dari 1.250 pria dan 207 wanita. Sementara 283 peserta lainnya atau 16 persen dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), dengan rincian 233 pria dan 50 wanita.
Ali Wardana menegaskan, pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan penting dalam proses seleksi guna memastikan calon anggota Polri memiliki kondisi fisik yang prima serta memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan.Ia juga memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai prosedur operasional standar (SOP) dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
“Seleksi ini harus dilaksanakan secara transparan dan objektif. Tidak boleh ada praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegasnya.
Polda Maluku Utara, lanjutnya, berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas melalui proses seleksi yang ketat dan akuntabel.














