SOFIFI – Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman menegaskan pelaksanaan Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian Tahun Anggaran 2026 harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat akuntabilitas, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta mengoptimalkan kinerja Polri Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II di Aula Polda Maluku Utara, Sofifi, Rabu (5/8/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, para pejabat utama Polda Maluku Utara, para kapolres jajaran, serta Tim Audit Itwil II Itwasum Polri.
Dalam sambutannya, Arif Budiman menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Tim Audit Itwasum Polri. Menurutnya, audit merupakan bagian penting dari mekanisme pengawasan internal yang tidak hanya bertujuan mengukur kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, pengelolaan anggaran, hingga tata kelola organisasi.
”Audit bukan sekadar proses pemeriksaan, tetapi merupakan instrumen untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan setiap program dan anggaran berjalan secara efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. Saya mengajak seluruh jajaran memanfaatkan audit ini sebagai kesempatan untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas kinerja,” ujar Arif.
Kapolda juga mengingatkan seluruh satuan kerja maupun satuan wilayah agar menjadikan hasil audit tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Dengan demikian, setiap kekurangan dapat segera diperbaiki sehingga temuan yang sama tidak kembali terulang pada Tahun Anggaran 2026.
Ia meminta seluruh auditi bersikap terbuka dan kooperatif selama proses audit berlangsung, termasuk menyiapkan seluruh data dan dokumen yang dibutuhkan secara lengkap, akurat, dan tepat waktu. Menurutnya, komunikasi yang baik antara auditi, Tim Audit, dan Itwasda menjadi faktor penting agar pelaksanaan audit berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat.
Sementara itu, sambutan Irwasum Polri yang dibacakan Irwil II Itwasum Polri Brigjen Pol. Heri Wahono menyebut Audit Kinerja Tahap II merupakan instrumen strategis untuk menilai akuntabilitas pelaksanaan tugas, efektivitas pengendalian internal, serta kualitas tata kelola organisasi dalam mendukung transformasi Polri yang Presisi.
Audit kali ini difokuskan pada empat aspek utama, yakni bidang operasional, sumber daya manusia, logistik dan sarana prasarana, serta anggaran dan keuangan.
Melalui pelaksanaan audit tersebut, Polda Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Audit diharapkan menjadi instrumen perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, memperkuat pengawasan internal, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Audit Kinerja Itwasum Polri Fokus Empat Bidang, Kapolda Minta Jajaran Kooperatif













