TOBELO — Ribuan pendukung tuan rumah yang memadati Lapangan Pengasihan, Desa Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, pulang dengan wajah kecewa.
Tim sepak bola Kabupaten Halmahera Utara (Halut) gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah setelah takluk 1-2 dari Kota Ternate pada laga pembuka cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara 2026, Minggu (7/6).
Sejak peluit awal dibunyikan, Halut tampil agresif. Bermain di hadapan publik sendiri membuat skuad tuan rumah tampil penuh percaya diri. Dukungan ribuan suporter yang memenuhi area lapangan menjadi energi tambahan untuk menekan pertahanan Kota Ternate.
Usaha Halut membuahkan hasil pada babak pertama. Asrul Ahmad menjadi pahlawan sementara tuan rumah setelah melepaskan tendangan bebas indah yang meluncur mulus ke gawang Ternate. Kiper lawan hanya terpaku menyaksikan bola bersarang di sudut gawang.
Gol tersebut langsung membakar semangat pendukung Halut. Sorak-sorai bergema di seluruh sudut lapangan ketika papan skor berubah menjadi 1-0.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama.
Kota Ternate perlahan menemukan ritme permainan dan mulai meningkatkan intensitas serangan. Tekanan yang terus dibangun akhirnya berbuah hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di area terlarang.
Abdul M. Nur yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya gagal dibendung penjaga gawang Halut dan membuat skor kembali imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin sengit. Kedua tim saling melancarkan serangan dan menampilkan permainan terbuka. Adu fisik, duel keras, serta pertarungan taktik mewarnai jalannya laga yang berlangsung dalam tempo tinggi.
Saat pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Kota Ternate justru berhasil membalikkan keadaan.
Pada menit ke-75, Ternate mendapatkan tendangan bebas di luar kotak penalti. Abdul M. Nur alias Baba kembali maju sebagai eksekutor.
Dengan penuh ketenangan, Baba melepaskan tendangan bebas akurat yang meluncur deras ke dalam gawang Halut. Bola gagal dijangkau kiper dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Kota Ternate.
Gol tersebut menjadi titik balik yang menentukan hasil akhir pertandingan.
Tertinggal satu gol, Halut mencoba bangkit melalui sejumlah serangan di sisa waktu pertandingan. Namun rapatnya lini pertahanan Kota Ternate membuat setiap peluang tuan rumah gagal dikonversi menjadi gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Kota Ternate.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Kota Ternate dalam mengawali persaingan sepak bola Porprov V Maluku Utara 2026. Kemenangan atas tuan rumah sekaligus mengirim pesan bahwa mereka layak diperhitungkan dalam perebutan medali emas.
Sebaliknya, Halmahera Utara harus menerima kenyataan pahit memulai turnamen dengan kekalahan di depan pendukung sendiri. Meski demikian, peluang untuk bangkit masih terbuka lebar mengingat perjalanan kompetisi masih panjang.
Tuan rumah kini dituntut segera melakukan evaluasi dan memperbaiki sejumlah kelemahan jika ingin menjaga asa bersaing di jalur perebutan podium tertinggi Porprov V Maluku Utara 2026.














