Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Perhubungan menyiapkan skema penataan parkir di kawasan Pasar Higienis. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan sekaligus menindaklanjuti penertiban parkir liar oleh Satuan Lalu Lintas Polres Ternate pada akhir pekan lalu.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Faizal Badaruddin, mengatakan penataan dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan kepolisian. Salah satu poin utama adalah mengatur kendaraan agar hanya parkir dalam satu baris di sepanjang kawasan pasar.
“Parkir tidak lagi diperbolehkan dua hingga tiga baris seperti sebelumnya. Harus ditertibkan menjadi satu baris,” kata Faizal usai bertemu Kapolres Ternate, Senin, 13 April 2026.
Selain itu, area parkir di dalam pasar akan dikembalikan sesuai fungsinya. Saat ini, sebagian ruang tersebut masih ditempati pedagang. Dishub juga berencana mensterilkan badan jalan, termasuk di depan lapak penjual buah dan median jalan, dari aktivitas parkir.
Menurut Faizal, salah satu penyebab kemacetan di kawasan tersebut adalah kebiasaan pembeli yang berhenti di bahu jalan tanpa turun dari kendaraan saat bertransaksi dengan pedagang buah. Kondisi ini kerap menghambat arus lalu lintas.
Sebagai bagian dari penataan, Dishub akan mengarahkan pedagang buah untuk berjualan menghadap ke arah Terminal Gamalama. Dengan skema ini, pembeli diharapkan memanfaatkan area parkir di dalam terminal, bukan lagi di badan jalan.
“Kebijakan ini juga diharapkan memberi dampak positif bagi sopir angkutan kota,” ujar Faizal.
Dishub juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk kemungkinan penataan lebih menyeluruh di kawasan pasar. Sosialisasi larangan parkir di titik-titik rawan akan dilakukan secara bertahap.
Faizal menegaskan, jika fasilitas parkir di dalam pasar telah tersedia, masyarakat diminta menyesuaikan. Ia juga mengingatkan bahwa Satlantas Polres Ternate akan terus melakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir sembarangan.
“Kalau fasilitas sudah ada, masyarakat harus mengikuti. Penertiban akan terus dilakukan,” kata dia.














