News  

Polres Ternate Ringkus 1 Pelaku Pencurian 22 Hanphone, 2 Orang Penada Turut Diamankan

Resmob Macan Gamalama, Satreskrim Polres Ternate, Maluku Utara, berhasil meringkus seorang pria pelaku dugaan pencurian 22 unit handphone dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

Pelaku yang diringkus dengan inisial ADA alias Ari. Ia ditangkap pada Sabtu, 18 April 2026 di indekos Semangat 3, Kelurahan Bastiong, Ternate Selatan.

Ari ditangkap bersarkan laporan dari korban, ini dibuktikan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/66/IV/Res 1.8/2026/SPKT/Res Tte/Polda Malut.

‎Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Bakri Syahruddin mengungkapkan, sebelum penangkapan, pihaknya melakukan penyelidikan dan mobile di sekitar lokasi setelah menerima informasi terkait keberadaan pelaku.

“Saat pelaku ditangkap, barang bukti yang diamankan berupa satu tas ransel yang berisi 14 dompet, 3 unit handphone, dan 2 unit tablet,” ucap Bakri. Minggu 19 April 2026.

Bakri menambahkan, ketika anggotanya melakukan interogasi terhadap pelaku, ia mengakui telah melakukan pencurian sebanyak 22 unit handphone di sejumlah indekos yang berada di Kelurahan Tanah Tinggi.

Anggota langsung melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan Resmob Polsek Ternate Selatan. Alhasil mengarah ke seseorang bernama Ridha diduga membeli hasil curian.

“Anggota mengamankan Ridha, dari hasil pemeriksaan ia mengaku menyimpan hasul pembelian dari pelaku, serta telah menjual 17 unit handphone kepada pria lainnya atas nama Dedi,” jelasnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Halmahera Barat ini memerintahkan tim bergerak cepat dan berhasil mengamankan Dedi di Kelurahan Bastiong. Kepada polisi Dedi mengaku telah menjual habis handphone di marketplace. 

“Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit iPad, sembilan unit handphone dari berbagai merek, serta 14 dompet berisi kartu identitas yang diduga hasil kejahatan,” akunya.

Perwira berpangkat tiga balok ini menegaskan, ketiga orang tersebut telah diamankan di Mapolres Ternate untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

“Tim masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau lokasi kejadian lainnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *