Tim gabungan kembali menemukan dua warga negara asing (WNA) korban erupsi Gunung Dukono dalam operasi pencarian di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Minggu, 10 Mei 2026.
Proses evakuasi korban dipantau langsung Pangdam XV/Pattimura Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto bersama Danrem 152/Baabullah Brigadir Jenderal TNI Enoh Solehudin. Keduanya hadir di lokasi bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, dan relawan yang terlibat dalam operasi pencarian.
Penemuan korban terjadi di tengah kondisi medan yang berat serta aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih tinggi. Tim gabungan harus bekerja ekstra karena cuaca buruk dan material vulkanik yang menutupi area pencarian.
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto mengatakan keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi. Ia meminta seluruh tim terus memperhatikan perkembangan aktivitas gunung dan menjaga koordinasi antar instansi selama operasi berlangsung.
“Utamakan keselamatan personel dan tetap perhatikan perkembangan aktivitas gunung. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap bersinergi di lapangan,” kata Dody dalam keterangannya.
Sementara itu, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin mengapresiasi seluruh personel gabungan yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja keras di lapangan. Tetap semangat dan utamakan keamanan selama proses evakuasi berlangsung,” ujar Enoh.
Hingga Minggu siang, tim gabungan masih melakukan penyisiran dan pendataan terhadap korban erupsi Gunung Dukono sambil memantau perkembangan aktivitas vulkanik guna mengantisipasi potensi erupsi susulan.
Pemerintah bersama aparat TNI-Polri juga mengimbau masyarakat dan pendaki agar tidak beraktivitas di sekitar kawasan Gunung Dukono demi alasan keselamatan.













