Refleksi Setahun Kepemimpinan, Bupati–Wabup Halut Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan

Foto bersama

MarahaiNews,id– Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Dr. Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Dr. Kasman Hi Ahmad, Senin (30/3/2026), di depan Kantor Bupati Halmahera Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa bersama anggota, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, aparatur sipil negara (ASN), dan sejumlah pejabat lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan penayangan video capaian satu tahun kepemimpinan periode 2025–2030.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan refleksi Wakil Bupati dan Bupati, launching buku satu tahun kepemimpinan, penandatanganan deklarasi lintas agama, pemotongan tumpeng, penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan, hingga pembagian hadiah lomba.

Dalam refleksinya, Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi Ahmad, menekankan pentingnya rasa syukur dalam setiap proses pembangunan.

Ia menyebut perjalanan kepemimpinan yang dijalankan bersama Bupati masih berada pada tahap awal.

“Perjalanan ini baru sekitar 100 kilometer dari total perjalanan panjang yang harus ditempuh. Masih ada 400 kilometer lagi yang harus kita lalui bersama,” ujarnya.

Kasman juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga kesinambungan pembangunan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.

“Kita harus mewariskan daerah yang damai, aman, dan penuh persaudaraan bagi generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menyebut satu tahun kepemimpinan menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai capaian sekaligus tantangan yang dihadapi.

Ia mengakui, pemerintah daerah sempat menghadapi tekanan keuangan yang berdampak pada pelayanan kesehatan.

Namun, kondisi tersebut secara bertahap mulai diperbaiki, termasuk dalam layanan BPJS Kesehatan.Di sektor ekonomi, Halmahera Utara menunjukkan tren pertumbuhan positif. Dari sebelumnya minus 0,10 persen, pertumbuhan ekonomi meningkat hingga kisaran 3,85–3,95 persen pada tahun 2025.

“Pertumbuhan ini tidak hanya ditopang sektor pertambangan, tetapi juga sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh hampir 4 persen,” jelasnya.

Selain itu, penyerapan tenaga kerja dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan, dengan capaian sekitar 70,50.

Pemerintah daerah juga terus mendorong reformasi birokrasi melalui peningkatan transparansi, pencegahan korupsi, serta penerapan manajemen talenta berbasis kompetensi. Bupati turut menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan sebagai kunci utama pembangunan.

Ia mengimbau ASN agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu konflik. “Jika ada persoalan, harus segera ditangani dan tidak dibiarkan meluas,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat pelayanan yang belum maksimal, serta mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak.

Pemerintah daerah berharap momentum refleksi ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan di Halmahera Utara.

Penulis: TimEditor: Redaksi MarahaiNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *