Hari Pertama Lebaran, Kunjungan Khusus Idulfitri 1447 H di Lapas Tobelo Membludak

Suasana di Lapas Tobelo hari pertama lebaran 1447 H

Suasana haru dan penuh rindu mewarnai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo pada momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Lapas Tobelo menggelar layanan kunjungan khusus bagi warga binaan, sebagai upaya mempertemukan mereka dengan keluarga tercinta di hari yang penuh kemenangan.Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sejak pagi hari.

Hal ini ditandai dengan membludaknya jumlah pengunjung yang datang untuk bersilaturahmi dengan anggota keluarga mereka yang tengah menjalani masa pembinaan.

Pelaksanaan kunjungan dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Setiap pengunjung diwajibkan melalui sejumlah tahapan, mulai dari verifikasi data, pengambilan nomor antrean, pendaftaran, hingga pemeriksaan keamanan secara ketat.

Proses pengamanan dilakukan berlapis, meliputi penggeledahan badan dan barang bawaan, pemeriksaan melalui mesin X-Ray, hingga pemeriksaan akhir di pintu Portir/P2U. Langkah ini diambil guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Kepala Lapas Kelas IIB Tobelo, Donni Isa Dermawan, menyampaikan bahwa layanan kunjungan khusus ini merupakan bagian dari komitmen pihak Lapas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa mengabaikan aspek keamanan.

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk merasakan kebahagiaan Idulfitri bersama keluarga, meskipun dalam keterbatasan,” ujarnya.

Seluruh jajaran petugas Lapas Tobelo turut dikerahkan untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Mereka bekerja secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada para pengunjung sekaligus menjaga ketertiban di dalam lingkungan Lapas.

Berdasarkan data, jumlah kunjungan pada hari pertama Idulfitri mencapai 328 orang, yang terdiri dari 130 pengunjung pria, 130 pengunjung wanita, dan 104 anak-anak. Setiap sesi kunjungan diberikan waktu selama 20 menit.

Kalapas juga menegaskan bahwa layanan kunjungan khusus Idulfitri ini tidak dipungut biaya alias gratis, sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kami memastikan seluruh warga binaan mendapatkan kesempatan yang sama untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga mereka,” tegasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga, serta memberikan semangat baru dalam menjalani proses pembinaan ke arah yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *