News  

‎Kapolda Maluku Utara Tekankan Profesionalisme dan Dukungan Program Nasional

Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Arif Budiman (foto:istimewa)


Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Brigjen Pol Arif Budiman menegaskan pentingnya profesionalisme dan soliditas internal dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tengah dinamika global dan tantangan keamanan yang terus berkembang.

Penegasan itu disampaikan saat memberikan Commander Wish dan arahan kepada seluruh jajaran personel Polda Maluku Utara di Aula Polres Ternate, Senin, 25 Mei 2026.

‎Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M. Napiun, Irwasda Polda Maluku Utara Kombes Pol Andrie Rondonuwu, para pejabat utama Polda, Kapolres jajaran, serta personel Polda dan Polres yang mengikuti melalui zoom meeting.

‎Dalam arahannya, Arif Budiman mengatakan tugas Polri saat ini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung keberhasilan pembangunan nasional serta kesejahteraan masyarakat.

‎Menurut dia, situasi global yang dipengaruhi konflik geopolitik, tekanan ekonomi, dan ancaman keamanan internasional menuntut seluruh personel kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat soliditas internal.

‎“Seluruh personel Polda Maluku Utara wajib mendukung penuh program prioritas pemerintah tahun 2026 sesuai arahan Presiden dan Kapolri. Stabilitas kamtibmas harus menjadi prioritas utama guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah di Maluku Utara,” kata Arif Budiman.

‎Dalam Commander Wish tersebut, Kapolda menekankan enam poin utama, mulai dari peningkatan keimanan dan ketakwaan, mewujudkan personel yang profesional, modern, dan terpercaya, hingga memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

‎Ia juga meminta seluruh anggota mengedepankan pelayanan publik yang humanis, cepat, transparan, serta bebas dari pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang. Selain itu, personel diminta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan preventif dan penyelesaian masalah secara langsung di tengah masyarakat.

‎Kapolda juga menegaskan komitmennya menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran hukum, termasuk korupsi, narkoba, perjudian, hingga tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

‎Dalam kesempatan itu, Arif Budiman menyampaikan kebijakan penghargaan dan sanksi bagi anggota Polri. Personel yang dinilai berprestasi, disiplin, dan memiliki dedikasi tinggi akan diberikan penghargaan. Sebaliknya, anggota yang melakukan pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana akan dikenai sanksi tegas tanpa pengecualian.

‎Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba, pungutan liar, desersi, pelanggaran asusila, maupun praktik jual beli senjata ilegal di lingkungan Polda Maluku Utara.

‎Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh jajaran menjaga kebersihan lingkungan, membangun budaya gotong royong, dan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

‎“Commander Wish ini harus menjadi pedoman kerja seluruh personel Polda Maluku Utara dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku Utara Kombes Pol Wahyu Istanto Bram mengatakan arahan Kapolda menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga soliditas internal.

‎Menurut dia, pengawasan internal akan diperketat dan sanksi tegas akan diberikan kepada anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.

‎“Tidak ada toleransi terhadap narkoba, pungli, desersi, asusila, maupun jual beli senjata ilegal,” kata Wahyu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *