MarahaiNews,id – Gerbong mutasi di lingkungan Korps Adhyaksa kembali bergerak. Kali ini, putra daerah Maluku Utara, Akbal Puram Abdul Hamid, resmi mendapat amanah baru untuk menduduki posisi strategis sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.
Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-444/C/05/2026 tertanggal 6 Mei 2026. Surat keputusan tersebut diteken langsung oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM-Bin), Hendro Dewanto.
Kabar promosi ini dibenarkan oleh Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Matheos Matulessy. Saat dikonfirmasi awak media pada Kamis (7/5/2026), Matheos memastikan bahwa proses administrasi telah rampung.
”Benar, Bapak Akbal Puram Abdul Hamid ditunjuk sebagai Koordinator sesuai nomor keputusan yang telah diterbitkan Jaksa Agung,” ujar Matheos singkat.
Promosi ini bukanlah hal yang mengejutkan jika menilik rekam jejak Akbal. Pria kelahiran Ternate, 29 September 1973 ini, merupakan “darah murni” Kejaksaan yang telah mengabdi selama lebih dari 30 tahun.
Sebelum didapuk menjadi Koordinator, alumni Fakultas Hukum Universitas Khairun (Unkhair) ini menjabat sebagai Kepala Seksi B pada Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejati Maluku Utara.
Akbal dikenal sebagai jaksa yang kenyang pengalaman lapangan, mulai dari isu intelijen hingga penanganan perkara narkotika.
Akbal Puram Abdul Hamid memulai pengabdian di Korps Adhyaksa sejak 1996. Posisi Strategis di Malut Mantan Kasi Intelijen Kejari Ternate, Kacabjari Sanana, dan Kacabjari Morotai. Pengalaman Luar Daerah. Pernah menjabat Kasi Perdata pada Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejati Papua Barat.
Selanjutnya, ia dipercaya sebagai Kasi Penuntutan serta Kasi Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif lainnya di Kejati Malut. Di mata rekan sejawat dan staf, Akbal dikenal sebagai sosok yang komunikatif dan mampu menjadi jembatan kerja sama yang baik, terutama dalam penanganan perkara tindak pidana umum yang kompleks.
Ia dinilai memiliki ketajaman dalam memberikan arahan hukum yang taktis dan solutif.Pengangkatan Akbal juga membawa angin segar bagi masyarakat Bumi Moloku Kie Raha.
Sebagai putra asli daerah, kepercayaan yang diberikan Kejaksaan Agung ini dipandang sebagai bukti bahwa SDM lokal mampu bersaing dan memiliki integritas tinggi di level nasional.
Hadirnya Akbal di jajaran pimpinan menengah Kejati Malut diharapkan mampu mempercepat akselerasi kinerja penegakan hukum yang lebih transparan dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.













