Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo, Halmahera Utara, kembali melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) ke-2 dalam rangka evaluasi dan pengambilan keputusan strategis terkait program pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Sidang TPP dipimpin langsung Kepala Lapas (Kalapas) Doni Isa Dermawan dan dihadiri oleh unsur pimpinan serta pejabat struktural.
Kalapas Doni dalam arahanya menegaskan bahwa Sidang TPP merupakan forum penting dan strategis dalam menentukan kebijakan pembinaan, termasuk pengangkatan tamping, usulan integrasi, dan pemberian hak-hak WBP secara objektif, transparan, dan akuntabel.
“Secara khusus, harapan saya kepada calon tamping baru agar mampu menjadi role model di dalam lingkungan Lapas. Calon tamping diharapkan menunjukkan kedisiplinan dalam berpakaian, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap seluruh aturan dan tata tertib yang berlaku di Lapas Tobelo,” ucapnya.
Doni juga menekankan pentingnya menjaga sikap, perilaku, serta menjunjung tinggi norma dan ketentuan yang telah ditetapkan, sehingga tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.
Sementara itu Ketua Sidang TPP selaku Kepala Seksi Binadik & Giatja menegaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan berdasarkan hasil asesmen, rekam jejak perilaku, partisipasi dalam program pembinaan, serta kepatuhan terhadap tata tertib.
“Melalui pelaksanaan Sidang TPP ini, Lapas Tobelo menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pembinaan, serta memastikan bahwa setiap WBP memperoleh hak dan kesempatan yang sama sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya dan mengakhiri.














