News  

‎NPCI Malut Gandeng Kejati Untuk Perkuat Pembinaan Atlet Disabilitas‎

Foto bersama Kepala Kejati Malut bersama pengurus NPCI Maluku Utara (Foto:Istimewa)

‎Ketua NPCI Maluku Utara, Suleman Laure, berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat antara National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Maluku Utara dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, dalam upaya mengembangkan olahraga disabilitas di daerah.

‎Hal itu disampaikan Suleman usai melakukan komunikasi terkait kesediaan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari untuk bergabung sebagai Dewan Pembina NPCI Maluku Utara.

‎Menurutnya, respons yang diberikan Kajati Maluku Utara cukup positif dan menunjukkan dukungan terhadap pengembangan olahraga bagi penyandang disabilitas.

‎“Alhamdulillah respons beliau cukup baik. Secara kelembagaan beliau bersedia untuk masuk sebagai Dewan Pembina NPCI Maluku Utara,” kata Suleman.

‎Suleman menilai keterlibatan berbagai unsur, termasuk Kejati Maluku Utara, akan menjadi energi baru dalam mengawal sekaligus mendorong kemajuan olahraga disabilitas di Maluku Utara.

‎Ia mengatakan, para penyandang disabilitas di Maluku Utara memiliki potensi dan kemampuan yang tidak kalah dengan atlet-atlet dari daerah lain. Namun, potensi tersebut belum berkembang secara maksimal karena masih minimnya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.

‎“Teman-teman, adik-adik, dan saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental sebenarnya mempunyai kemampuan yang luar biasa. Hanya saja, perhatian dan kepedulian terhadap olahraga disabilitas masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

‎Karena itu, NPCI Maluku Utara berharap adanya sinergi antara pemerintah, lembaga penegak hukum, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembinaan atlet disabilitas.

‎Menurut Suleman, dengan dukungan yang memadai, olahraga disabilitas di Maluku Utara dapat berkembang lebih baik dan mampu bersaing dengan provinsi lain yang saat ini dinilai lebih maju dalam pembinaan atlet paralimpik.

‎“Harapan kami, olahraga disabilitas di Maluku Utara tidak lagi tertinggal dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *