News  

Refleksi Ramadan di Kejati Malut, Kajati Sufari Tekankan Integritas dan Kejernihan Hati

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Sufari

MarahaiNews,id-Di bawah temaram lampu Aula Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, suasana hangat menyelimuti pertemuan keluarga besar korps Adhyaksa dan para pemburu berita. Kamis, (12/3/2026), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, menggelar buka puasa bersama yang tidak sekadar menjadi ritual tahunan, melainkan ajang penguatan karakter bagi jajarannya.

Acara yang dihadiri oleh jajaran Asisten, Kabag TU, Koordinator, hingga pengurus Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) ini menjadi momentum bagi Sufari untuk menyampaikan pesan mendalam mengenai kaitan antara spiritualitas dan penegakan hukum.

Bagi Sufari, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Jenderal bintang dua ini menegaskan bahwa ibadah puasa adalah proses krusial dalam membentuk integritas seorang jaksa.

Ia mengingatkan bawahannya bahwa setiap keputusan hukum yang diambil harus lahir dari pikiran yang jernih dan hati yang tenang.”Momen ini adalah waktu yang tepat untuk introspeksi diri sekaligus meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Sufari di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai kejujuran dan disiplin yang ditempa selama bulan suci harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sehari-hari. Hal ini, menurutnya, adalah kunci utama untuk menjaga dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

Sufari menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan mental seperti ini selaras dengan arah kebijakan Kejaksaan Agung RI. Fokusnya jelas menciptakan aparatur yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga humanis dan berintegritas tinggi.

“Kita ingin memperkuat kualitas sumber daya manusia Adhyaksa. Melalui semangat kebersamaan ini, diharapkan muncul energi positif dalam bekerja,” imbuhnya.

Dikesempatan itu, kehadiran Forwaka dalam acara tersebut juga menegaskan pentingnya sinergitas antara penegak hukum dan media. Sufari berharap silaturahmi yang terjalin dapat meningkatkan semangat kolektif dalam mengawal supremasi hukum di Bumi Moloku Kie Raha.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama, memperkuat harapan akan institusi yang lebih transparan dan melayani di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *