Satu Lagi Investor Asing Masuk ke Halmahera Utara, Bupati: Ini Patut Disyukuri

Bupati Halut Piet Hein Babua menghadiri peresmian kantor cabang PT Inko Yusi Kwan Trading di Desa Gamsungi pada Sabtu (14/2/2026)

MarahaiNews.id – Perusahaan asing bernama Inko Yusi Kwan Trading datang berinvestasi dan membuka kantornya di Kota Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Perusahaan ini beroperasi secara resmi denga  ditandai dengan peresmian kantor di DEsa Gamsungi, yang dihadiri oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, Sabtu (14/2/2026).

Direktur Utama Mr Lee dan Direktur PT Inko Yusi Kwan Trading Mrs Lee, menjelaskan bahwa dibukanya cabang perusahaan di Halut karena pihak perusahaan merasa tertarik untuk berinvestasi dan membantu Pemda Halut dalam bidang perdagangan, pertanian dan juga untuk membantu pembangunan RSUD Tobelo.

“Karena itu saya merasa bersyukur karena diterima dan didukung penuh oleh Bupati Halut,” ujar Mr Lee di kutip dari RSPD pada Minggu (15/2/2026).

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua mengungkapkan kehadiran perusahaan ini adalah kebanggaan bagi Halut karena sebuah perusahaan besar memberikan perhatian kepada kabupaten ini.

“Sejak dulu, ada investor yang datang, tapi mereka hanya melihat-lihat saja dan setelah itu pergi dan tidak kembali lagi karena yang datang adalah calo-calo atau broker yang hanya mencari keuntungan,” jelasnya

“Tapi hari ini Mr Lee datang langsung untuk melihat sektor perdagangan, pertanian, pertambangan dan infrastruktur di Halut dan langsung membuka kantor cabang perusahaan. Ini patut disyukuri,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini, pihak Pemda masih mencari investor tambahan untuk membangun RSUD yang baru. Karena RSUD saat ini bangunannya sudah tidak representatif. 

“Kami sudah menemukan satu investor untuk membangun RSUD dan masih kurang satu lagi. Kami menyadari bahwa hadirnya investor di daerah memberikan ruang kepada masyarakat untuk mendapatkan lahan pekerjaaan,” ujarnya. 

Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara tetap memberikan ruang untuk masuknya investasi.

Dunia swasta harus bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat. Dan jika pihak swasta bisa bertumbuh dengan baik maka daerah itu akan berkembang.

Dia juga berharap kepada semua warga Halut agar tidak boleh menolak atau menghalangi siapa pun yang ingin datang untuk berinvestasi.

“Kita harus menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi para investor karena biasanya para investor tidak bertahan karena merasa tidak nyaman,” kata Piet. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *