Pererat Kebersamaan, Pemda Halmahera Utara Buka Puasa Bersama dengan Masyarakat Kao

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, gelar Buka Puasa Bersama dengan masyarakat Kecamatan Kao dalam rangka bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Kegiatan penting menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah kehidupan sosial yang majemuk.

Dalam acara tersebut dihadiri langsung Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, dan Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopima) Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para guru, serta masyarakat setempat.

Suasana berlangsung  penuh keakraban. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir bersama dalam semangat persaudaraan, menunjukkan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan yang terus terjaga di Kabupaten Halmahera Utara.

Melalui momentum Ramadan ini, diharapkan pemerintah dan masyarakat semakin erat sehingga dapat bersama-sama membangun Halmahera Utara yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.

Dr. Piet Hein Babua dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama merupakan bagian dari tradisi pemerintah daerah setiap bulan Ramadan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

Pemerintah harus terus hadir di tengah masyarakat agar hubungan antara pemimpin dan rakyat tetap terjalin dengan baik serta tercipta komunikasi yang terbuka.

“Ramadan ini menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Melalui silaturahmi dan buka puasa bersama, kita memperkuat hubungan kekeluargaan antara pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.

Piet menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan berbagai program ke pemerintah pusat agar pembangunan di Halmahera Utara dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Dikesempatan yang sama Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, dalam sambutannya menekankan bahwa bulan Ramadan bukan hanya menjadi momentum ibadah bagi umat Islam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan kerukunan antarumat beragama. 

Kata Kasman, nilai-nilai puasa mengajarkan manusia untuk saling menghargai, peduli terhadap sesama, serta menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Puasa tidak hanya mengajarkan kesabaran dan pengendalian diri, tetapi juga membangun kepedulian sosial. Karena itu Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” akunya.

Kasman bilang, pemerintah daerah terus mendorong peran lembaga keagamaan dan sosial seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam menjaga kerukunan serta membantu mengatasi persoalan sosial di masyarakat. 

“Sejumlah indikator pembangunan daerah mulai menunjukkan perkembangan positif, seperti peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah serta perbaikan dalam pelayanan publik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *